Asyik Internetan? Awas Keluarga Terbengkalai!

Gambar

Jakarta Internetan telah menjadi gaya hidup dewasa ini. Malah banyak yang menganggapnya suatu kebutuhan pokok. Tapi menurut penelitian, internetan bisa membuat hubungan Anda dan keluarga rusak lho!

Di tahun 2006, sebanyak 11 persen peserta survei mengaku lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer ketimbang dengan keluarganya. dan di tahun 2008, jumlah tersebut meningkat menjadi 28 persen.

Penelitian itu dilakukan di Universitas California Selatan, Amerika Serikat. Michael Gilbert sang peneliti yang detikhot kutip dari health24, Rabu (24/6/2009) mengucapkan bahwa hubungan sosial tiap-tiap keluarga kini mulai dibatasi oleh kegiatan internetan mereka.

Browsing, surfing atau sekedar bermain dalam jejaring situs sosial membuat seseorang merasa tengah berkomunikasi dengan orang lain. Karena itu mereka menjadi lupa membangun hubungan dalam dunia nyata.

Sebanyak 49 persen peserta survei perempuan mengaku merasa diabaikan oleh pasangan mereka yang sibuk internetan. Sebaliknya, para pria yang merasa terabaikan karena pasangannya sibuk dengan internet.

Yang lebih mengkhawatirkan, remaja dan anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun justru adalah orang-orang yang paling banyak menghabiskan waktunya di depan komputer. Padahal, umur-umur mereka justru bersosialisasi sangat penting. karena dapat ikut membangn mental serta karakter mereka.

KEOSABO

Sepenggal kata yang mungkin tak bisa di hilangkan dari dinamika perkembangan kota Sorowako. Tidak sekedar nama, melainkan sebuah rumah, wadah, klub, team, bahkan organisasi professional yag turut memberi warna kehidupan di kota Sorowako. Awalnya Keosabo dibentuk oleh komunitas teman-teman sepergaulan dan seperjuangan pada saat masa SMP sekitar tahun 1999-2000. Dan awalnya adalah komunitas bagi Sahabat2 seangkatan di SMP YPS Sorowako itu sendiri. Mengenai arti atau apa sebenarnya Keosabo itu sendiri..Merupakan kependekan dari Kencang Oke..Santai Boleh yang kemudian di singkat menjadi Keosabo. Nah, mungkin pada saat itu nama ini sangat pas menaungi komunitas ini. Yang pada saat itu memang lagi focus pada komunitas motor dan atau otomotif. Komunitas motor Keosabo di kenal santun dan solid serta bersahabat dengan komunitas2 motor lain di Sorowako

Hari berganti hari, masa beralih masa..Keosabo tumbuh dan berkembang begitu dewasa hingga ke jenjang SMU YPS Sorowako. Di iringi semangat kekeluargaan dan spirit anak muda yang memang lagi dalam masa proses pencarian jati diri (eksistensi), teman2 yang bergabung pun makin bertambah. Bertambahnya anggota makin membuat Keosabo makin penuh dengan nuansa baru dan potensi yang begitu besar. Bukan hanya bidang otomotif fokusnya..dunia musik, sport, dan kegiatan lainnya pun di rambah. Dari skil musik teman2 Keosabo yang hobby musik, maka Sahabat2 mencoba memadukan harmonisasi musik dalam satu band. Sempat eksis di dunia musik Sorowako dengan mengikuti berbagai ajang musik dan pentas seni di Kota Sorowako. Tidak hanya sampai di situ..Keosabo juga terus ikut andil dalam berbagai kegiatan2 positif, kreatif dan intelektual di Sorowako hingga Akhir masa SMU, dan terus solid hingga kini dan detik ini.

Sekarang para personil dan Sahabat2 Keosabo banyak yang menimba ilmu di luar Sorowako. Ada yang di Jogja, Bandung, Makassar, Malang, Jakarta, Surabaya, Semarang, bahkan di luar negeri pun ada. Namun jarak bukan penghambat untuk terus berkomunikasi dan bersatu. Dimana-mana nuansa akrab Keosabo masih terjaga. Jadi, ketika kita kemana2..mo ke Jogja, Bandung, Makassar atau dimanapun..sahabat2 Keosabo dengan ramah menemani. Masih terasa kental aroma persahabatan yang tak lekang oleh waktu. Dasar Anak Keosabo..dimana2 dan kapanpun masih tetap kreatif. Hahaha..Canda tawanya tidak banyak yang berubah, sulit terlupakan dan tergantikan.
Miss u All Friends.
Glory For You All..Forever and Always.

10 chord terlaris untuk minggu ini

chat